Tips Penyimpanan Produk Frozen Food Dengan Benar !

Tips penyimpanan produk frozen food dengan benar ! Saat ini makanan olahan dalam bentuk frozenn food sering ditemukan. Mulai dari pasar tradisional hingga pasar modern pun sudah terdapat makanan frozen food. Makanan frozen food atau istilah lain dari dibekukan inilah yang saat ini banyak dibutuhkan oleh orang – orang masa kini. Apalagi untuk orang – orang yang tidak ingin ribet, semuanya ingin serba cepat dan praktis dalam mengolahnya. Makanan frozen food lah yang cocok dijadikan solusi. Karena jika ingin mengolah makanan frozen food cukup dengan mengeluarkan terlebih dahulu dari freezer, lalu menunggu hingga es nya mencair di suhu ruang baru dapat diolah. Seperti digoreng, dikukus ataupun dibakar. Saat ini aneka produk frozen food mulai digemari untuk dijadikan ladang bisnis. Hanya dengan bermodalkan niat, kreativitas dalam berinovasi dalam membuat produk pun sudah bisa menjadikan hal tersebut bisnis. Mengapa ? karena peminat dan permintaan pasar yang cukup tinggi, dan semua orang banyak yang memilih produk frozen food untuk dijadikan stock makanan di rumah. Dan cara mengolahnya pun yang praktis membuat orang – orang memilih produk ini sebagai stock makanan di rumah. Makanan frozen yang praktis pun harus benar dalam penyimpanannya. Agar makanan tersebut tetap segar, aman dan berkualitas saat di konsumsi oleh keluarga di rumah. Ingin tau tips untuk penyimpanan produk frozen food yang benar ? agar tetap segar, aman dan berkualitas.
  1. Disimpan dalam kemasan kedap udara
Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam penyimpanan produk frozen food. Agar produk tidak tercemar oleh bau dari makanan lain, tidak tercemar oleh bakteri, kita harus menyimpannya dalam kemasan kedap udara. Maka dari itu, jika kita sedang pergi berbelanja lalu menemukan produk yang kemasannya terbuka, kita tidak boleh membelinya. Megapa ? karena bakteri diluar sana bisa jadi telah mencemari produk tersebut.
  1. Kemasan kedap udara produk frozen food
Menentukan kemasan produk  tergantung pada kapasitas freezer, jenis makanan dan rencana memasak produk tersebut. Ada beberapa jenis kemasan dan fungsinya.
  • Lembar kemasan pembungkus
Lembaran kemasan pembungkus dari alumunium foil, kertas atau plastik (plastic wrap) dapat digunakan untuk membantu makanan terhindar dari udara luar  dan bunga es di freezer. Lembar kemasan pembungkus sangat baik digunakan untuk makanan yang padat seperti potongan daging, keju, ikan dan roti.
  • Kantong penyimpanan
Kantong penyimpanan yang khusus digunakan untuk freezer memang sudah dimodifikasi / di fungsikan sedemikian rupa untuk frezeer. Kantong penyimpanan ini pun bisa digunakan untuk menyimpan makanan yang sering dikonsumsi.
  • Dipisahkan dalam kemasan kecil
Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah selalu memastikan produk frozen food cepat untuk membeku agar bisa mencegah pertumbuhan bakteri. Untuk mengaturnya, lebih baik pisahkan makanan ke dalam kemasan kecil atau sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.
  • Memberi tanda tanggal masuk
Makanan frozen memang lebih tahan lama. Tapi, alangkah baiknya kalau makanan diberi tanggal masuk. Agar kita bisa memastikan kondisi makanan tersebut dalam kondisi baik dan bisa mendahulukan makanan yang masuk terlebih dahulu.
  • Proses pencairan
Produk frozen food memang diletakkan di dalam frezeer dengan suhu -18 derajat celcius. Namun, jika makan masih dalam kondisi beku tak jarang makanan tersebut bisa menjadi rusak. Maka dari itu sebaiknya jika ingin mengolah produk frozen food jangan langsung di proses. Letakkan terlebih dahulu pada suhu ruang agar es nya sedikit lebih mencair dan setelah itu baru bisa kita olah dengan baik.