Perbedaan Tepung Tapioka dan Tepung Terigu

Perbedaan tepung tapioka dan terigu
Perbedaan tepung tapioka dan terigu
Perbedaan Tepung Tapioka dan Tepung Terigu Tepung yang sering digunakan oleh masyarakat sendiri ternyata banyak sekali macamnya. Tepung sendiri biasanya digunakan banyak orang untuk bahan makanan atau bahan dasar untuk membuat kue. Namun, tidak semua jenis tepung memiliki fungsi yang sama seperti diperuntukkan membuat kue. Karena fungsi dan manfaat dari sebuah tepung pun juga bermacam-macam. Ada tepung  yang digunakan sebagai bahan utama, ada pula tepung yang hanya digunakan sebagai penambah masakan saja. Oleh karena itu, kita perlu memahami tepung sesuai dengan fungsinya agar tidak salah pilih tepung ketika ingin menggunakannnya. Tapi, apakah kalian mengetahui perbedaan antara tepung tapioka dan juga tepung terigu ? mengapa membahas dua tepung ini ? karena kedua tepung ini sering digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan makanan seperti membuat kue dan lain lain. TEPUNG TERIGU Tepung terigu sendiri berasal dari biji gandum yang yang telah dihaluskan dengan cara digiling sehingga menjadi serbuk atau butiran halus berwarna putih. Tepung terigu berbeda dengan tepung gandum utuh. Kalau tepung terigu tekstur lebih halus sedangkan untuk tepung gandum utuh tekstur sedikit lebih kasar dan berwarna coklat. Tepung terigu juga merupakan salah satu tepung yang populer atau sering digunakan untuk memasak dan membuat kue. Tepung terigu sendiri terdapat 3 jenis. Dan dari ketiga jenis tersebut memiliki kelebihan dan fungsinya masing – masing.
  • Tepung terigu dengan protein rendah
Tepung terigu dengan protein rendah ini mengandung protein  8 – 11 %. Jenis tepung ini memiliki daya serap air yang sangat rendah. Sehingga, jika digunakan untuk membuat adonan sedikit sulit. Karena nantinya akan sulit untuk mengembang. Namun, tepung ini masih bisa digunakan untuk membuat kue kering yang membutuhkan tekstur yang renyah.
  • Tepung terigu dengan protein sedang
Tepung terigu dengan protein sedang memiliki kandungan protein 11-12 %. Tepung terigu jenis ini biasanya disebut dengan tepung terigu serba guna. Tepung dengan protein rendah biasanya digunakan untuk bahan kue, gorengan, dan biskuit. Tepung terigu protein sedang merupakan tepung terbaik untuk membuat kue kering.
  • Tepung terigu dengan protein tinggi
Tepung terigu dengan protein tinggi memiliki tekstur yang mudah untuk mengembang saat dijadikan adonan. Kandungan protein pada terigu ini 13-14 %.  Karena daya serapnya yang tinggi, biasanya tepung ini dijadikan untuk bahan pembuatan roti dan mie. TEPUNG TAPIOKA Tepung Tapioka merupakan tepung yang terbuat dari singkong. Sifat tepung tapioka susah untuk bisa menyatu jika dicampur dengan air yang bersuhu normal. Maka jika ingin tepung tapioka harus dicampur dengan air bersuhu diatas normal. Penggunaan tepung tapioka sangat penting diberbagai makanan. Untuk makanan yang berbahan dasar tepung tapioka kebanyakan adalah makanan khas jawa barat. Biasanya untuk makananya memiliki nama depan ci, seperti cireng, cilok, cimol, dan masih banyak lagi. Tepung tapioka juga bisa digunakan untuk tambahan makanan yang berfungsi untuk menambah kekenyalan. Tepung tapioka sendiri ternyata memiliki kemiripan dengan tepung sagu. Bisa dilihat d tekstur dan warnanya yang sangat mirip. Oleh karena itu, terkadang tepung tapioka sering digunakan sebagai pengganti tepung sagu. Tepung tapioka selain bisa digunakan untuk menambah kekenyalan, juga bisa digunakan untuk pengganti tepung maizena yaitu yang berfungsi untuk pengental makanan. Namun, dengan komposisi te[ung yang lebih sedikit karena, jika terlalu banyak bisa menjadi lengket.