Produk Frozen Food, Segar dan Kaleng. Manakah yang Lebih Bergizi ?

  • Produk Frozen food
Pada akhir – akhir ini mulai banyak konsumen yang ingin membeli makanan yang bisa awet dan tahan lama. Bisa kita lihat saat ini untuk makanan yang bisa awet dan tahan lama adalah makanan kaleng dan juga makanan. Akhirnya pembelian melonjak terjadi pada makanan kaleng dan juga frozen food. Bahkan hal tersebut juga mempengaruhi semakin melonjaknya penjualan freezer. Namun dengan adanya produk kaleng dan frozen food ini menjadikan orang bertanya – tanya akan nutrisi produk tersebut. Tak banyak juga produk dan juga kaleng didominasi oleh buah – buahan dan sayuram. Apakah produk sayuran dan buah buahan dalam kemasan frozen food dan juga kaleng bisa tetap segar dan bergizi ?  Apakah bisa berdampak pada kesehatan kita ? Nah pada akhirnya ada yang menjelaskan terkait permasalahan yang sering ditanyakan tersebut. Bahwa produk yang masih segar mulai mengalami terdegradasi ketika setelah dipetik dari pohon ataupun tanah. Karena tanah merupakan sumber nutrisinya. Saat ini pula di dukung dengan mulai maraknya produk frozen food yang dimana produk ini harus dalam kondisi beku. frozen food bisa memperlambat proses degradasi nutrisi. Karena hilangnya nilai gizi bervariasi. Proses pembekuan sendiri bisa menghentikan proses oksidasi. Sehingga hal tersebut yang bisa membuat makanan menjadi lebih awet dan tahan lama. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Sebelum produk dibekukan alangkah baiknya untuk langsung dimasukkan ke frezer. Karena jika masih di cuci terlebih dahulu bisa mengurangi kandungan nutrisi.
  • Produk kalengan
Dalam produk kalengan jika dibandingkan dnegan produk tinggi nutrisinya masih di menangkan oleh frozen food. Karena, produk kalengan mengalami perlakuan panas yang berfungsi untuk kemasan logamnya. Dari proses pemanasan tersebut nutrisi berkurang lebih besar jika dibandingkan dengan produk frozen food dan juga bisa menghasilkan kandungan yang kurang diinginkan.
  • Produk segar
Produk segar yang dimaksud adalah seperti buah atau sayuran yang baru dipetik dari kebun dan juga untuk buah dan sayurannya dengan tipe organik. Mengapa buah dan sayuran anorganik disebut dengan produk segar ? karena buah dan sayur organik tidak menggunakan pestisida. Sayur dan buah organik menghasilkan lebih banyak senyawa fenolik yang berfungsi untuk mengusir serangga dan penyakit secara alami. Namun, untuk membeli produk organik saat ini sedikit susah. Karena, produk buah dan sayur organik memiliki harga yang relatif tinggi, susah untuk dijangkau selain langsung membeli kek kebun dan supermarket. Namun nutrisi tidak menjadi penghalang untuk produk frozen food, produk kaleng dan produk segar. Karena, produk FF, produk kaleng dan produk segar memiliki simpanan nutrisi yang berbeda – beda. Yang seharusnya hal tersebut tidak harus menjadi penghalang kita untuk mempertimbangkan nutrisi secara keseluruhan. Memang produk makanan yang lebih baik adalah produk segar. Namun, jika kita hanya berpatokan dengan produk segar akan sedikit susah. Karena, produk segar sedikit mahal dan juga tidak bisa tahan lama jika kita bandingkan dengan produk frozen food dan produk kaleng. Produk ini juga memiliki beberapa keunggulan yaitu lebih bisa tahan lama. Untuk pengolahannya pun lebih praktis dan lebih cepat dibandingkan dengan produk segar. Produk frozen food memiliki kelebihan yang sama dengan produk kalengan yaitu lebih praktis, cepat dan tahan lama. Namun tidak di rekomendasikan untuk penyimpanan dengan jangka waktu yang lebih lama. Karena terdapat beberapa zat logam yang sedikit berbahaya.