Cara Menyimpan Tepung Terigu yang Benar

Cara Menyimpan Tepung Terigu yang Benar

Terkadang banyak orang yang ketika setelah membuat kue sisa tepung terigu bingung ingin menyimpannya dimana. Karena jika terigu tidak di simpan dengan baik, hal yang biasanya terjadi adalah tepung menjadi bau apek, muncul kutu dan lain lain. Nah, sekarang sudah banyak cara simple yang bisa digunakan untuk menyimpan tepung terigu dengan baik dan benar.

  1. Simpan Dalam Wadah Kering

Agar sisa tepung yang tidak digunakan bisa tetap terjaga kualitasnya. Anda bisa melakukan cara ini. Sebelum tepung dipindahkan, langkah yang harus dilakukan terlebih dahlu adalah menyiapkan wadah kering dan pastikan wadah yang akan digunakan dalam keadaan kering dan bersih. Karena jika wadah masih lembab, hal tersebut yang dapat memicu tepung terigu menjadi cepat apek / tengik. Karena jamur menjadi cepat berkembang. Selain tengik tepung bisa menggumpal.

Jika sudah dipindahkan di wadah yang kering simpan di tempat yang sejuk yang tidak terpapar oleh sinar matahari. Agar tepung tidak rusak ketika disimpan.

  1. Memisahkan Wadah Penyimpan Tepung Lama dan Baru

Jika kita melihat tepung terigu yang lama dengan yang baru perbedaan yang bisa dilihat bisa dibilang tidak ada. Karena warnanya pun masih sama – sama putih. Namun, meskipun begitu tepung yang sudah disimpan dalam waktu yang lama kualitasnya akan menurun. Oleh karena itu, jika kita membeli tepung jangan disatukan dengan tepung yang lama. Leboh baik wadahnya dipisah dan alangkah baiknya jika diberi tanda.

  1. Diberi Label Tanggal

Tepung terigu memang memiliki umur simpan yang lama yaitu 1 hingga 2 tahun. Tapi, dengan syarat penyimpanannya harus benar. Oleh karena itu, jika kita memberi label pada wadah tepung maka akan lebih tahu mana tepung yang lama dan tepung yang baru. Sehingga kita bisa tetap menjaga kualitas tepung yang akan kita pakai.

  1. Jauhkan Dari Sinar Matahari

Kalau ingin menyimpan tepung alangkah baiknya jika disimpan ditempat yang sejuk dan jauh dari pantulan sinar matahari. Karena jika tepung terkena sinar matahari maka, jamur akan tumbuh dengan pesat sehingga tepung menjadi lebih rentan untuk rusak. Paparan sinar matahari yang terlalu panas pun juga bisa mengakibatkan tepung menjadi menggumpal.

  1. Jauhkan Dari Makanan yang Beraroma Tajam / Menyengat

Supaya tepung bisa awet sebaiknya jauhkan tepung dari aroma yang menyengat. Seperti bawang – bawangan, daging, buah durian dan lain lain. Mengapa tepung harus dijauhkan dari aroma yang menyengat ? karena tepung bisa menyerap aroma yang nantinya bisa berdampak pada rasa tepung tersebut.

  1. Dimasukkan Kedalam Frezeer

Jika ingin menjaga kualitas tepung tetap baik. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan cara  dimasukkan kedalam freezer. Hal ini bisa membunuh bakteri dan jamur yang kemungkinan ada di dalam tepung. Dan jika begitu tepung akan bisa lebih tahan lama.

  1. Disimpan Dalam Kulkas

Setelah disimpan dalam freezer langkah selanjutnya adalah pindahkan tepung terigu ke kulkas supaya jamur dan bakteri tidak muncul kembali. Namun, sebelum tepung dimasukkan ke dalam kulkas hal yang harus diperhatikan lagi adalah memastikan bahwa wadah benar-benar dalam kondisi kering dan tidak ada sedikit pun celah untuk air yang bisa masuk kedalamnya. Jika sudah aman tepung bisa bertahan hingga 1 tahun lho..

  1. Disimpan Dalam Kantongnya Sendiri

Jika tidak memiliki wadah khusus kita bisa memanfaatkan kembali wadah tepung itu sendiri. Degan cara menjepit kantongnya dan dimasukkan kedalam plastik yang kedap udara. Setiap ingin menggunakan tepung maka ambil secukupnya lalu tutup kembali dengan baik dan benar. Agar tepung tetap higienis. bisa juga tepung yang adad di dalam kantong disimpan pada lemari pendingin.