CARA MENYIMPAN KEJU DENGAN BAIK DAN BENAR !

CARA MENYIMPAN KEJU DENGAN BAIK DAN BENAR !

Keju merupakan salah satu makanan yang terbuat dari produk olahan susu dan bisa dibilang keju merupakan makanan dengan bahan dasar susu. Keju sendiri memiliki banyak jenis, seperti keju mozarella, keju cheddar, keju parmesan, keju edam, dan masih banyak lagi.Keju juga bisa diolah untuk dijadikan bahan masakan, taburan, atau bisa juga kita konsumsi langsung.

Sama dengan produk olahan susu lainnya, keju juga mudah untuk basi atau busuk. Sehingga setelah kita buka kita harus menyimpan keju dengan baik dan benar agar bisa tahan lama. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan cara menyimpan keju di dalam kulkas.

Namun, dengan keju dimasukkan kedalam kulkas terkadang keju menjadi mengeras atau berjamur meskipun telah disimpan di dalam kulkas. Hal ini yang membuat kita tidak bisa mengkonsumsi atau mengolahnya lagi.

Ternyata hal tersebut disebabkan oleh cara penyimpanann yang salah atau kurang tepat. Lalu, cara menyimpan keju yang benar, bagaimana ya?

  1. Keju dibungkus dengan Kertas

Karena terkadang keju dijual dalam ukuran yang cukup besar, kita biasanya hanya menggunakan keju sebagian kecil saja. Agar keju bisa tetap awet tahan lama dan bisa digunakan kembali. Sebelum menyimpan di dalam kulkas sebaiknya kita membungkus keju dengan kertas roti. Hal ini bisa memberikan ruang untuk keju dan mencegah keju untuk kering dan keras.

  1. Jangan Mencampur Keju dalam Satu Bungkus yang sama

Saat kita ingin membungkus kejua jangan sampai mencampurkan berbagai keju ke dalam satu bungkus yang sama. Dan juga, hindari mencampurkan keju yang telah kita beli pada tanggal yang berbeda.

  1. Jangan Gunakan Plastik untuk Membungkus Keju

Plastik merupakan salah satu barang yang biasanya selalu ada di rumah. Namun, sangat disarankan untuk membungkus keju tidak menggunakan plastik. Karena jika membungkus keju menggunakan plastik keju tidak dapat bernafas dan menyerap oksigen. Jika hal ini terjadi maka dapat menyebabkan rasa keju rusak atau berubah, dan bisa memungkinkan untuk perumbuhan didalamnya lebih cepat.

  1. Berilah Bungkus Tambahan Pada Keju

Keju yang telah kita bungkus dengan kertas roti terkadang masih memiliki potensi kecil untuk keju bisa kering dan keras jika dibiarkan terlalu lama. Oleh karena itu, jika keju telah dibungkus alangkah baiknya dibungkus kembali dengan plastik. Jangan menutup plastik terlalu rapat agar bakteri buruk tidak tumbuh. Dengan memberi bungkus tambahan pada keju akan memberikan perlindungan pada keju agar aroma tidak menyebar keluar dan juga melindungi keju agar tidak menyerap dari luar pula.

  1. Potong Bagian Keju yang Berjamur

Terkadang kita pernha menjumpai ketika ingin menggunakan keju, tetapi di pinggiran keju muncul jamur sedikit. Nah ketika kita menjumpai hal tersebut jangan membuang keju keseluruhan. Kita bisa memotong bagian keju yang berjamur tadi. Dan sisanya yang masih belum berjamur bisa tetap aman untuk dikonsumsi lagi.

Namun, caraini tidak bisa dilakukan untuk semua jenis keju. Beberapa jenis keju yang bertekstur lembut, seperti yang sering kita ketahui keju mozarella justru menjadi tidak aman untuk dikonsumsi meski ada sedikit bagiannya yang terkena jamur. Karena jika hal tersebut terjadi pada jamur yang bertekstur lembut. Artinya keju tersebut sudah rusak.

Berbeda halnya dengan keju yang bertekstur lebih padat seperti cheddar, parmesan, gouda, atau emmental masih boleh melakukan cara diatas yaitu memotong bagian yang sudah berjamur.